Archive for November, 2005

Kamu kapan??

Tuesday, November 22nd, 2005

“Kamu kapan?…..”  Pertanyaan yang selalu terdengar tatkala ada berita tentang teman-teman yang satu persatu mulai meninggalkan masa lajangnya. Pertanyaan itu tidak hanya ditujukan oleh teman-teman kepada saya, tetapi terkadang secara spontan saya mengajukan pertanyaan itu kepada teman-teman saya, entah pertanyaan itu diajukan dengan serius, atau dengan diiringi canda.

 

Jodoh merupakan salah satu dari tiga misteri kehidupan. Orang-orang tua kita selalu mengatakan bahwa jodoh, rejeki dan mati itu hanya Alloh yang tahu. Kalau sudah begini, pertanyaan “kamu kapan akan menikah?” bisa disamakan dengan “kamu kapan akan mati?”

 

Hanya saja perbedaannya, orang berbahagia tatkala merencanakan pernikahan, sedangkan untuk urusan kematian, orang kadang enggan walaupun sekedar memikirkan, apalagi merencanakan. Padahal, saya pernah dengar dari seorang ustad bahwa kematian juga harus direncanakan. Apakah itu artinya, kita harus menentukan target waktu kapan kita akan mati?

 

Merencanakan kematian disini adalah dengan menentukan suatu cita-cita kita ingin mati dalam keadaan seperti apa.

Ada

dua pilihan sebenarnya, mati dalam keadaan akhir yang baik atau khusnul khotimah atau mati dalam keadaan buruk. Normally, setiap orang, bahkan orang yang jahat sekalipun dalam hati kecilnya pasti ingin mati dalam keadaan baik. Oleh karena itu, orang yang ingin memperoleh akhir yang baik dalam hidupnya, harus selalu berusaha setiap detik hidupnya berada dalam kebaikan. Sehingga tatkala saat itu tiba, dia berada dalam kebaikan.

Kok tulisannya jadi serius begini. Padahal hanya ingin mengucapkan Barokallah untuk Aris yang akan melangsungkan akad nikahnya jum’at malam besok.

Kamu kapan???

Tuesday, November 22nd, 2005

“Kamu kapan?…..”  Pertanyaan yang selalu terdengar tatkala ada berita tentang teman-teman yang satu persatu mulai meninggalkan masa lajangnya. Pertanyaan itu tidak hanya ditujukan oleh teman-teman kepada saya, tetapi terkadang secara spontan saya mengajukan pertanyaan itu kepada teman-teman saya, entah pertanyaan itu diajukan dengan serius, atau dengan diiringi canda.

Jodoh merupakan salah satu dari tiga misteri kehidupan. Orang-orang tua kita selalu mengatakan bahwa jodoh, rejeki dan mati itu hanya Alloh yang tahu. Kalau sudah begini, pertanyaan “kamu kapan akan menikah?” bisa disamakan dengan “kamu kapan akan mati?”

Hanya saja perbedaannya, orang berbahagia tatkala merencanakan pernikahan, sedangkan untuk urusan kematian, orang kadang enggan walaupun sekedar memikirkan, apalagi merencanakan. Padahal, saya pernah dengar dari seorang yang berilmu bahwa kematian juga harus direncanakan. Apakah itu artinya, kita harus menentukan target waktu kapan kita akan mati?

Merencanakan kematian disini adalah dengan menentukan suatu cita-cita kita ingin mati dalam keadaan seperti apa. Ada dua pilihan sebenarnya, mati dalam keadaan akhir yang baik atau khusnul khotimah atau mati dalam keadaan buruk. Normally, setiap orang, bahkan orang yang jahat sekalipun dalam hati kecilnya pasti ingin mati dalam keadaan baik. Oleh karena itu, orang yang ingin memperoleh akhir yang baik dalam hidupnya, harus selalu berusaha setiap detik hidupnya berada dalam kebaikan. Sehingga tatkala saat itu tiba, dia berada dalam kebaikan.

Kok tulisannya jadi serius begini. Padahal hanya ingin mengucapkan Barokallah untuk Aris yang akan melangsungkan akad nikahnya jum’at malam besok.

Wisuda

Tuesday, November 22nd, 2005

Ketika  amanah untuk menuntut ilmu melalui bangku kuliah telah terselesaikan, maka tiada kata lain yang harus diucapkan selain rasa syukur kepada Sang Pencipta dan ungkapan terimakasih kepada kedua orang tua dan orang-orang yang telah berada disekeliling kita, untuk mendukung kita, sampai akhirnya  amanah tersebut tertunaikan.

 

Ucapan selamat teriring doa untuk sahabat-sahabat dan teman-teman yang hari ini diwisuda. Semoga moment wisuda ini, benar-benar menjadi batu loncatan untuk meraih sukses dimasa depan. Menjadi penyemangat untuk berjuang meraih kemuliaan.

 

Untuk Betty, Agus dan ribuan teman-teman lain yang hari ini diwisuda di GSP.

Tips Mempertajam 8 Intelegensia

Thursday, November 17th, 2005

Otak kita memiliki delapan jenis intelegensia. Kesemuanya bisa dioptimalkan dengan latihan banyak hal yang berbeda-beda. Pemanfaatan delapan intelegensia ini berarti menyeimbangkan kemampuan otak kanan dan kiri.

1. Intelegensia linguistik
Dipertajam dengan banyak membaca, melakukan permainan kata misalnya plesetan, berpuisi, berlatih diskusi, dan mengungkapkan sesuatu.

2. Intelegensia logis matematis
Dimaksimalkan dengan membuat rencana rinci anggaran belanja dan pendapatan pribadi, keluarga, atai perusahaan, menghitung setiap ada kesempatan atau apa pun latihan daya ingat yang terkait dengan bilangan.

3. Intelegensia visual spasial
Diasah dengan latihan mencorat-coret, menggambar, membaca peta, bermain jigsaw, membongkar benda dan memasang kembali, melakukan apresiasi seni, membuat diagram saat menjelaskan gagasan, membuat denah daerah atau rumah.

4. Intelegensia kinestetik
Ditempa dengan melakukan olah fisik secara teratur, membuat prakarya, berlatih menari atau berdansa, berlatih mengekspresikan diri dengan gerakan tangan atau bahasa tubuh lain.

5. Intelegensia musik
Dikembangkan dengan berlatih memainkan alat musik, menyanyi dengan suara tidak sumbang, mengingat irama lagu, atau menggumamkan irama lagu, mengingat bunyi tertentu.

6. Intelegensia naturalis
Dilatih dengan mencintai binatang, mengenal berbagai nama jenis pohon, bunga, tanaman, mempelajari cara kerja tubuh, kehidupan margasatwa, meminati isu-isu sosial, psikologi, biologi, ekologi, dan mempelajarinya.

7. Intelegensia interpersonal
Dikembangkan dengan bergaul, meminati olahraga tim seperti sepakbola, basket, bridge, membina persahabatan, berlatih berorganisasi, belajar bekerja sama dengan orang lain.

8. Intelegensia intrapersonal
Dilatih dengan mencari waktu untuk menyendiri, merefleksikan hidup, mengembangkan minat dan hobi, mencoba memahami diri, menetapkan visi dan misi pribadi, mengikuti berbagai latihan untuk mengembangkan diri.

Melatih otak tidak hanya sekadar mengingat, Justru dengan berbagai macam kegiatan yang kita jalani setiap hari, otak akan semakin berkembang karena otak adalah pusat aktivitas dan hidup manusia.

Aktiflah selalu, makin encer otak Anda.

sumber: http://cybermed.cbn.net.id

weekend…..

Thursday, November 17th, 2005

Thanks God… It’s friday… ^_^

Udah banyak rencana di kepala buat ngisi weekend besok. Selain mengerjakan berbagai pekerjaan rutin mingguan, mulai dari nyuci, bersih-bersih, nyetrika dlsb, pengen masak juga (kalo gak males :D), pergi ke pameran buku di Gedung Wanitatama (katanya sih banyak diskon, walopun pamerannya gak gede-gede amat, hmmmmm…. mudah-mudahan nemu buku yang bagus), terus pengen ke maskam juga minggu besok, sambil jjs dulu paginya.

Mudah-mudah terlaksana semuanya.. Amiiin.

IMAP-POP

Thursday, November 17th, 2005

Karena hari ini 2x dipanggil ke tempat wr akademik untuk urusan email mengemail yang error, iseng-iseng google tentang protokol-protokol yang menangani email.

beberapa perbedaan antara POP dan IMAP bisa dibaca disitus ini:

http://computing.arizona.edu/help/email/imap_pop.shtml

atau yang lebih teknis bisa dilihat disini:

http://www.k-state.edu/InfoTech/e-mail/imap-pop.html

====================================

bapak-e pake IMAP, aku tau nya cuman POP :-(

Syawalan Masyarakat Jogja

Wednesday, November 16th, 2005

Buat yang lagi cari Agenda minggu besok, ada acara bagus nih…

Dalam rangka syawalan masyarakat Jogja, hari Ahad tanggal 20 November 2005, akan diadakan Dzikir Akbar bersama Ust. Arifin Ilham, bertempat di Masjid Kampus UGM. Acara dimulai jam 07.30 s/d selesai.

*-recharge your spirit-*

Disini bukan tempat Sampah!!!!!!!

Wednesday, November 16th, 2005

Pas kemaren mo kuliah, gak sengaja baca semacem papan peringatan di depan sebuah toko hp di deket kampus mipa. Bunyinya kurang lebih

" Disini bukan tempat sampah!!!!

Yang buang sampah disini anjing"

Wah.. jadi miris jadinya baca papan peringatan kayak gitu. Kenapa harus bawa-bawa binatang segala ya… Anjing kan gak bisa baca…

Kenapa untuk kasih peringatan supaya gak buang sampah aja, harus pake kata-kata yang kurang mengenakkan seperti itu. Apakah orang sekarang memang harus dikasih tau dengan cara seperti itu? Terus kemana nilai2 luhur yang katanya melekat pada bangsa Indonesia "Bangsa yang sopan dan ramah"?????

Bila Waktu Tlah Berakhir

Wednesday, November 16th, 2005

bagaimana kau merasa bangga
akan dunia yang sementara
bagai manakah bila semua
hilang dan mati meninggla

kan

diri mu
bagimanakah bila saat nya
waktu terhenti takkau sadari
masikah ada jalan bagi mu untuk kembali
mengulang ke masa lalu
dunia….dipunuhi dengan hiasan
semua..dan sgala yang ada
akan kembali pada nya
bila waktu tlah memanggil
teman sejati hanyalah
bila waktu tlah terhenti
teman sejati tianggalah sepi…

sumber: http://liriknasyid.cjb.net/

*mendengarkan nasyid opick sambil merenungkan jika waktu itu benar-benar tiba.

sepi……… sendiri………